Atap Seng Galvalum Cocok untuk Beragam Tipe Bangunan

Posted on

Atap seng galvalum termasuk salah satu jenis atap yang banyak penggunanya. Hal ini karena material atap tersebut memiliki kualitas unggulan. Atap galvalum itu sendiri terbuat dari baja ringan yang berlapis campuran seng, aluminium dan silikon. Fungsi silikon untuk menjaga kelenturan agar lapisan seng-aluminium tidak retak saat dipotong atau ditekuk.

Baca Juga: Atap Galvalum Wikool, Solusi Inovatif Penyerap Panas Ekstrem

Atap Seng Galvalum Cocok untuk Beragam Tipe Bangunan
Atap seng galvalum memiliki ciri khas dan kelebihan tersendiri. Foto: Istimewa

Ciri Khas Atap Seng Galvalum 

Pada dasarnya, atap yang satu ini mengombinasikan seng dan galvalum. Hal ini cukup unik karena seng dan galvalum itu sendiri memiliki perbedaan cukup signifikan. Seng biasanya tak tahan karat. Sementara galvalum anti karat. Atap dengan bahan tersebut sebenarnya juga memiliki ciri khas tersendiri. Berikut beberapa karakteristiknya.

  • Menggunakan sistem pengikat dengan sekrup.
  • Dalam kondisi yang sama, usia pakainya bisa 4 kali lebih lama daripada baja lapis galvanis.
  • Memiliki bentuk bergelombang dengan panjang dan ketebalan bervariasi. Panjangnya antara 3-12 m dengan tebal 0,25-0,6 mm (untuk atap).
  • Sesuai standar SNI 4096:2007.

Berdasarkan pengalaman kami dalam instalasi proyek residensial, atap galvalum dengan ketebalan 0,25mm (BMT) sangat rentan terhadap beban manusia. Kami menyarankan jarak reng maksimal 80 cm. Jika dipasang pada jarak 80 cm ke atas, risiko atap ‘meleyot’ atau permanen melengkung saat diinjak tukang sangat tinggi. Hal ini nantinya memicu genangan air dan korosi dini.

Tips: Pastikan tukang menggunakan sepatu sol karet saat naik ke atap galvalum untuk menghindari slip dan meminimalisir penyok pada gelombang atap.

Keunggulan dan Kelemahan Atap Seng Galvalum

Bahan yang satu ini juga memiliki keunggulan dan kelemahan untuk diketahui. Untuk kelebihannya yakni sebagai berikut.

Cocok untuk Berbagai Jenis Bangunan 

Salah satu kelebihannya yaitu atap ini bisa diterapkan pada berbagai jenis bangunan. Mulai dari atap rumah maupun bangunan komersial sekalipun. Saat memasangnya, pastikan menggunakan sarung tangan karena tepi galvalum tajam.

Anti Karat 

Atap dari bahan tersebut senantiasa tahan karat sehingga tidak rentan bocor. Hal ini senada dengan pernyataan manufaktur bahan bangunan terkemuka di Indonesia BLKP. Disebutkan bahwa atap galvalum tahan terhadap karat karena ada lapisan pelindung yang tahan lama dan lebih kuat. Perpaduan antara seng dan aluminium pada atap tersebut juga menciptakan lapisan tahan korosi yang begitu efektif.

Kokoh dan Awet 

Karena menggunakan bahan berkualitas, atap tentu saja kokoh dan awet untuk pemakaian jangka panjang. Atap tidak akan bocor ataupun mengalami kerusakan dalam kurun waktu singkat. Hal ini memungkinkan pengguna bisa lebih hemat anggaran karena tidak perlu melakukan perbaikan pada atap bangunannya.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, namun atap yang terbuat dari bahan tersebut juga menyimpan kelemahan tersendiri. Kelemahannya yaitu sifatnya yang bisa menyerap panas. Karena hal itu, ruangan jadi terasa hangat ketika siang hari. Begitu pula saat hujan deras. Suara rintik hujan yang mengenai atap biasanya terdengar cukup jelas dari dalam rumah. Solusinya, pakai insulation aluminium foil atau sandwich panel.

Atap Galvalum (Zincalume/Spandek) vs Alderon

Ketika mendesain atap, bisa memilih apakah ingin menggunakan bahan galvalum atau alderon. Supaya lebih mudah dalam memilih kedua bahan tersebut, bisa perhatikan perbandingan di bawah ini.

Perbandingan Galvalum (Zincalume/Spandek) Alderon (UPVC)
Ketahanan Korosi Tahan karat, tapi bisa terkorosi seiring waktu. Anti karat, cocok untuk daerah pantai.
Kekuatan/Beban Kuat namun tipis, mudah penyok jika terinjak. Sangat kuat dan kaku (terutama tipe Twinwall).
Berat Sangat ringan. Relatif lebih berat dibanding Galvalum.
Bahan Utama Lembaran baja berlapis Aluminium & Zinc Unplasticized Polyvinyl Chloride (UPVC)
Kemampuan Redam Panas Cenderung menyerap dan meneruskan panas. Tidak menghantarkan panas.
Kemampuan Redam Suara Suara hujan terdengar sangat nyaring. Suara hujan tidak berisik.
Pemasangan Sangat mudah dan cepat. Mudah, tapi butuh ketelitian pada sekrup.
Estetika Industrial, minimalis, pilihan warna banyak. Modern, rapi, tersedia pilihan transparan.

Baca Juga: Atap Galvalum Trimdek Jadikan Bangunan Lebih Rapi dan Modern

Atap seng galvalum memang memiliki banyak kelebihan dengan ciri khas tersendiri. Karena hal itu, tak perlu ragu untuk menerapkannya pada beragam tipe bangunan.

Ditulis oleh Bang Mamet, praktisi bangunan sekaligus konsultan atap rumah berpengalaman tak kurang dari 9 tahun dengan fokus pada spesialisasi material baja ringan, galvalum hingga uPVC.