Instalasi Atap Galvalum Biar Tidak Panas dan Berisik

Posted on

Dalam sektor konstruksi dan desain interior, suara berisik serta panas dari atap galvalum sering kali menjadi tantangan utama. Memahami cara untuk membuat atap galvalum biar tidak panas adalah hal sangat penting. Berikut ialah pembahasan detailnya.

Baca Juga: Atap Seng Galvalum Cocok untuk Beragam Tipe Bangunan

Instalasi Atap Galvalum Biar Tidak Panas dan Berisik
Atap galvalum biar tidak panas dan berisik harus menggunakan beberapa aspek pendukung. Foto: Istimewa

Mengatasi Atap Galvalum Biar Tidak Panas dan Bising

Atap galvalum kini menjadi pilihan yang banyak diminati dalam pembangunan rumah modern. Material ini terbuat dari kombinasi aluminium dan seng yang berkualitas.

Hal ini mampu membuatnya jadi kuat dan tahan lama terhadap karat. Akan tetapi, secara umum atap galvalum cenderung mudah panas dan bisa menimbulkan berbagai suara.

Bobotnya ini terbilang ringan sehingga pemasangannya lebih mudah. Untuk ketebalannya sendiri berkisar antara 0,25 mm sampai 0,45 mm dan sudah sesuai dengan SNI 4096:2007.

Sebagai catatan, pilih galvalum dengan spesifikasi minimal AZ 100(lapisan aluminium-zinc 100 gr/m2) untuk pemasangan standar di rumah. Ini karena lapisan pelindungnya cukup tebal dan tentunya tak panas atau bising. Nah, untuk mengurangi masalah panas dan bising ada beberapa cara yang bisa dipertimbangkan sebagai berikut.

Desain Struktur

Membuat desain atap yang memperhatikan aspek suara dapat membantu mengurangi kebisingan. Tak hanya itu, menggunakan struktur yang dapat menyerap suara atau menambah lapisan di area tertentu juga akan sangat membantu.

Penggunaan Lapisan Aluminium Foil

Selanjutnya, menambahkan bahan peredam suara seperti aluminium foil atau material lain yang dapat meredam suara dapat mengurangi pantulan suara. Bahkan bisa membuat suasana di dalam rumah lebih nyaman.

Aluminium foil juga bisa dipakai sebagai penutup glasswool pada bagian isolasi dinding. Ini akan membuat tampilan langit-langit di rumah menjadi lebih teratur dan menyenangkan dilihat.

Menurut informasi dari kanal YouTube Epin Pino, aluminium foil bubble untuk mengurangi panas bisa dipasang di atas atau di bawah rangka. Akan tetapi, jika tujuannya adalah untuk meredam suara, maka harus dipasang dengan rapat pada atap tanpa ada celah udara. Saat dilakukan pengujian, atap galvalum yang menggunakan bahan isolasi aluminium foil bubble berhasil meredam suara hujan dengan baik. Sementara itu, atap yang tidak menggunakan isolasi ini akan kedengaran jauh lebih bising saat hujan.

Lalu, penggunaan aluminium foil bubble juga bisa menurunkan suhu di bawah atap hingga 3-8 derajat Celcius tergantung sirkulasi udara.

Cara atap galvalum biar tidak panas juga bisa menggunakan insulation. Insulation ini terbuat dari aluminium foil murni serta serat polyester yang dapat menurunkan tingkat kebisingan dan panas dari atap galvalum.

Dua lapisan aluminium foil pada insulation dapat mengurangi panas. Ini lebih baik daripada menggunakan material yang hanya menggunakan satu lapisan aluminium atau peredam metalized.

Dalam pemasangannya, bersihkan lebih debu/kotoran dan pastikan tidak ada bagian aluminium foil yang sobek supaya fungsinya tetap maksimal.

Selain itu, debu yang menempel bisa mengurangi daya rekat isolasi jika menggunakan tape khusus. Bisa juga menggunakan roof mesh supaya peredamnya tidak merosot.

Ventilasi yang Baik

Berikutnya, memastikan atap galvalum biar tidak panas adalah dengan memasang ventilasi silang yang baik di area di bawah. Ventilasi silang yang baik bisa membantu udara bersirkulasi. Alhasil udara panas bisa keluar dan udara segar dapat masuk. Hal ini pastinya akan membantu menjaga suhu di bawah atap tetap nyaman.

Berkonsultasi dengan Profesional

Apabila masalah terus berlanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan seorang ahli atau kontraktor berpengalaman dalam pembangunan atap. Tujuannya untuk mendapatkan saran lebih lanjut dan tidak ada kesalahan yang terjadi.

Jika mengikuti panduan di atas, maka pengguna bisa menghindari masalah panas berlebih dan kebisingan yang sering muncul akibat atap galvalum.

Perbedaan Desain Galvalum Spandek vs Spandek Pasir

Secara umum, spandek pasir memberikan kesan yang lebih alami dan bergaya rustic. Desain ini sangat pas untuk bangunan yang memerlukan suasana tradisional atau alami.

Warna lebih netral pada lapisan pasir membuatnya mudah untuk disesuaikan dengan atap yang terbuat dari kayu atau batu alam.

Sementara atap spandek galvalume memberikan tampilan modern dan ramping. Permukaannya halus serta mengilap. Alhasil cocok untuk berbagai bangunan, mulai dari komersial hingga desain arsitektur kontemporer. Atap ini juga tersedia dalam berbagai warna sehingga memberikan ruang bagi desainer untuk berinovasi.

Baca Juga: Kelebihan dan Manfaat Atap Galvalum Plastik untuk Hunian Modern

Mulailah untuk memilih galvalum berkualitas. Lakukan pemasangan insulator, tambah aluminium foil, memastikan ventilasi yang optimal, dan melakukan perawatan rutin menjadi langkah-langkah utama untuk menjaga kenyamanan di dalam rumah. Melalui cara atap galvalum biar tidak panas ini, pengguna sudah bisa menikmati keuntungan dari atapnya tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan ketenangan dalam rumah.