UPVC atau Rooftop Unplasticized Polyvinyl Chloride, merupakan salah satu material atap yang menawarkan berbagai keunggulan. Atap UPVC ini terdiri dari dua jenis, yakni single layer dan double layer. Untuk jenis atap UPVC single layer memiliki desain sederhana daripada atap UPVC double layer, namun dengan berbagai keunggulan menjadikannya sebagai pilihan untuk berbagai aplikasi bangunan.
Baca Juga: Keunggulan Penggunaan Atap uPVC Transparan

Alasan Memilih Atap UPVC Single Layer
Berikut ini beberapa keunggulan dari atap UPVC satu lapis yang menjadikannya pilihan favorit.
1. Anti Korosi dan Anti Karat
Atap UPVC mempunyai sifat non-logam yang membuatnya tahan karat meskipun secara terus menerus terkena air. Jadi, tak seperti logam yang lebih rentan akan karat apabila lapisan pelindungnya sudah rusak. Karakteristik UPVC ini membuatnya ideal untuk atap dengan area lembab, lingkungan industri agresif atau dekat pantai.
2. Tahan Cuaca Ekstrem
Alasan memilih atap UPVC selanjutnya karena memiliki ketahanan baik terhadap cuaca ekstrem. Pada permukaannya terdapat lapisan anti UV, hingga bertahun-tahun dapat menahan paparan sinar ultraviolet. Kelebihan ini juga dapat mencegah terjadinya kerusakan dini, seperti warna memudar dan retak.
3. Peredam Suara dan Panas
Selain tahan terhadap cuaca ekstrem, atap UPVC single layer mampu meredam panas matahari dengan lebih baik daripada atap logam besi atau seng.
Material ini mempunyai struktur yang dapat memantulkan sebagian panas. Untuk beberapa produk mempunyai rancangan menggunakan teknologi thermal yang dapat membuat suhu ruangan tetap nyaman.
Lebih unggul lagi, UPVC single layer tahan terhadap panas api karena punya sifat fire retardant sehingga tak mudah terbakar.
Tak Hanya itu, UPVC juga dapat meredam suara hujan. Hal ini membuat ruangan di bawahnya tidak bising, hunian atau tempat kerja pun semakin nyaman.
4. Bobot Ringan, Pemasangan Mudah, dan Cocok untuk Berbagai Bangunan
Atap UPVC satu lapis memiliki bobot ringan dan pemasangannya mudah. Hal ini dapat mengurangi beban struktur bangunan dan ideal untuk bangunan dengan kapasitas beban yang terbatas. Selain itu, bobot material yang cukup ringan memudahkan proses transportasi hingga ke lokasi proyek.
Ketebalannya sendiri mulai dari 1,2mm sampai 10mm. Lalu, produknya telah berstandar ISO 9001 sebagai manajemen mutu material. Atap tersebut cocok untuk hunian pribadi, pabrik dan gudang, pertokoan, garasi, sampai dengan fasilitas umum.
5. Tersedia dalam Berbagai Warna dan Tekstur
Atap UPVC tersedia dalam berbagai pilihan tekstur dan warna. Hal ini memungkinkan integrasi estetika untuk berbagai gaya arsitektur.
6. Ramah Lingkungan
UPVC menjadi material yang bisa didaur ulang. Untuk produk yang berkualitas tinggi memakai bahan bebas timbal sehingga aman untuk kesehatan dan lingkungan. Hal ini menjadikannya sebagai bagian dari solusi green building atau konstruksi hijau.
Seperti akun TikTok renover.co.id yang me-review atap UPVC dengan berbagai kelebihannya. Ketika digunakan, atapnya mampu meredam panas dengan baik, meredam suara, awet, dan tahan cuaca. Bahkan pemasangannya pun mudah. Hanya perlu menggunakan baut yang ada karet seal dan penutup. Hasilnya, atap tidak akan bocor.
Sebagai catatan tambahan, saat pasang baut, pastikan tidak terlalu kencang. Ini bertujuan supaya materialnya tetap punya ruang untuk memuai ketika cuaca panas. Alhasil, atap tidak akan melengkung.
Menurut Atap Satu Nusantara, jarak maksimum gording juga harus diperhatikan, yakni sekitar 800 mm. Jarak tristes 100mm, dan jarang sambung sisi panjangnya adalah 200mm.
Pemilihan UPVC Single Layer
Terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat memilih atap UPVC single layer.
- Cek Ketebalan dan Dimensinya: Pada umumnya UPVC type single layer mempunyai ketebalan 1,2-2,5 mm. Jika semakin tebal maka semakin tahan lama dan kuat.
- Pertimbangkan Estetika Warna: Terdapat opsi warna seperti biru, hijau, putih dan abu-abu. Pilih yang sesuai dengan desain bangunan agar tampak selaras dan lebih menarik.
- Cek Fitur Tambahan: Untuk beberapa produk biasanya sudah dilengkapi dengan pelindung suhu, anti UV dan penguat struktur bahan. Pilih sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
- Bandingkan Harga: Bandingkan harga dengan berapa produsen untuk mendapatkan penawaran terbaik yang sebanding dengan spesifikasi dan kualitas. Untuk produk berkualitas biasanya menawarkan garansi, pilihlah produk yang memiliki garansi.
UPVC Single Layer vs Double Layer
Tentunya, single layer lebih ekonomis dan double layer lebih mahal. Selanjutnya, single layer lebih ringan, sedangkan double layer sedikit lebih berat. Dari segi umur pakainya, keduanya sama-sama awet, tetapi double layer memiliki ketahanan lebih lama daripasa single layer. Meski begitu, UPVC single layer tetap ideal untuk digunakan.
Baca Juga: Atap Baja Ringan, Tahan Lama untuk Rumah Kekinian
UPVC single layer untuk atap menjadi pilihan terbaik karena kekuatan dan ketahanannya. Jika ragu dalam memilih produk yang tepat, terlebih dahulu konsultasikan dengan arsitek atau tukang bangunan agar sesuai dengan kebutuhan struktural, lokasi proyek hingga anggaran yang tersedia.

Saya seorang praktisi bangunan sekaligus konsultan atap rumah dengan fokus pada spesialisasi material baja ringan, galvalum hingga uPVC berkualitas. Dengan pengalaman tak kurang dari 9 tahun di industri ini, saya siap membagikan infomasi seputar jenis atap rumah, panduan pemilihan desain dan materialnya sesuai kebutuhan.



