Pilih material yang tepat untuk rumah bisa jadi hal penting, apalagi soal bagian atap. Atap bukan cuma soal tampilan, tapi juga perlindungan dari panas dan hujan. Banyak orang sekarang lebih memilih material atap yang kuat dan tahan lama tanpa ribet perawatan. Salah satu bahan yang mulai ramai digunakan adalah atap baja ringan.
Baca Juga: Atap Miring Baja Ringan Satu Sisi untuk Rumah Modern
Jika dibandingkan dengan bahan lain, jenis ini punya kelebihan dari segi kekuatan dan kemudahan pemasangan. Mengapa? Sebab baja ringannya menggunakan standar G550 dan sudah SNI. Tidak heran kalau banyak tukang dan pemilik rumah mulai melirik bahan ini.

Kelebihan Atap Baja Ringan untuk Bangunan
Bersumber dari kanal YouTube Mandiri Properti, bobot dari atap ini terbilang ringan daripada atap konvensional. Alhasil bisa mempermudah transportasi, instalasi, dan juga pengiriman materialnya. Selain itu, baja ringan mudah dibentuk. Ketika digunakan, itu akan mudah disesuaikan dengan berbagai desain arsitektur. Maka dari itu, rangkanya sangat cocok digunakan untuk atap.
Selain itu, atap ini tahan terhadap rayap dan perubahan cuaca ekstrem. Kalau tinggal di daerah panas atau hujan tinggi, bahan ini tetap bisa bertahan lama. Jadi, pengguna bisa lebih tenang soal keawetan struktur atap.
Menariknya lagi, desain dari atap baja ringan cocok untuk berbagai bentuk bangunan. Bentuknya yang ramping dan kuat membuatnya mudah dibentuk sesuai kebutuhan. Banyak orang senang karena hasil akhirnya tetap terlihat rapi dan estetik.
Perawatan dan Instalasi
Meski termasuk tahan lama, atap baja ringan tetap butuh perawatan ringan secara berkala. Bersihkan dari kotoran seperti daun dan debu yang bisa menumpuk di sela-sela. Jangan biarkan kotoran menumpuk karena bisa membuat tampilan jadi kusam.
Pemasangan juga harus dilakukan oleh orang yang sudah paham struktur bangunan. Memastikan pemasangan benar bisa mencegah kebocoran dan kerusakan lain di kemudian hari. Gunakan sambungan dan baut yang sesuai agar kuat menempel di kerangka.
Ada catatan penting dalam pemasangan atap baja ini. Pastikan kalau konsep kuda-kuda punya jarak tepat dengan atap. Mengingat kuda-kuda sendiri menjadi sturktur dan sebagai penopang. Jika tidak tepat, maka atap bisa roboh.
Kalau mau hasilnya maksimal, sebaiknya rancang bentuk atap dari awal dengan detail. Pilih sudut kemiringan yang sesuai agar air hujan bisa langsung turun ke talang. Maka dengan begitu, air tidak menggenang dan bisa langsung mengalir keluar.
Waktu yang Tepat untuk Ganti
Kalau atap rumah sudah mulai rapuh atau bocor di banyak titik, itu pertanda harus diganti. Jangan tunggu sampai kerusakan makin parah dan malah menambah biaya perbaikan. Ganti sejak dini bisa menghemat waktu dan uang di masa depan.
Kalau struktur lama terbuat dari kayu yang sudah lapuk atau dimakan rayap, segera pindah ke material lebih tahan lama. Material baja ringan untuk atap bisa jadi pilihan tepat karena tidak mudah berkarat atau keropos. Ini penting buat bangunan yang mau tahan lama.
Biasanya saat renovasi besar atau perombakan rumah total jadi momen pas untuk mengganti material atap. Sekalian ganti bentuk dan tampilan agar lebih segar. Pekerjaan pun jadi lebih efisien karena semua dilakukan bersamaan.
Alasan Banyak Orang Beralih
Harga material atap baja ringan cukup terjangkau dibanding material berat lainnya. Selain itu, biaya tukangnya juga lebih rendah karena waktu pengerjaan yang cepat. Jadi secara keseluruhan, pengeluaran bisa ditekan tanpa mengorbankan kualitas.
Bentuknya yang ramping membuat rumah terlihat lebih rapi dan tidak penuh. Banyak desainer rumah juga mulai pakai baja ringan di atap miring karena tampilannya bisa disesuaikan. Estetikanya tetap menarik walau materialnya ringan.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa atap baja ringan ini punya kekurangan, di mana mudah terbawa angin meski instalasinya sudah memakai baut yang kencang. Maka, penggunaannya kurang disarankan jika tinggal di lokasi dengan tingkat angin kuat dan banyak.
Perbandingan Rangka Baja Ringan vs Kayu untuk Atap
Dari segi ketahanan terhadap raya, kedua material ini cukup berbeda. Baja ringan dinilai unggul daripada material kayu. Selanjutnya, baja ringan juga tahan lembap, tak seperti kayu yang mudah lapuk. Kemudahan instalasi juga jauh lebih unggul baja ringan.
Baca Juga: Rangka Atap Lengkung Baja Ringan Solusi Bangunan Makin Artistik
Tidak sedikit juga proyek besar seperti gedung sekolah atau ruko yang mulai pakai bahan atap baja ringan. Alasannya jelas, karena pemasangannya cepat dan tahan cuaca. Bahan satu ini memang cocok untuk banyak jenis bangunan, baik kecil maupun besar.

Saya seorang praktisi bangunan sekaligus konsultan atap rumah dengan fokus pada spesialisasi material baja ringan, galvalum hingga uPVC berkualitas. Dengan pengalaman tak kurang dari 9 tahun di industri ini, saya siap membagikan infomasi seputar jenis atap rumah, panduan pemilihan desain dan materialnya sesuai kebutuhan.



